Ep. 8 : Bab, Hukum Mad Bait 42-47 - Ustadz Ayman Abdillah, Lc

Ep. 8 : Bab, Hukum Mad Bait 42-47 - Ustadz Ayman Abdillah, Lc

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang hukum Mad Far'i dalam ilmu tajwid, khususnya Mad Wajib Muttasil, Mad Jaiz Munfasil, dan Mad Lazim. Dijelaskan perbedaan antara wajib, jaiz, dan lazim dari segi panjang harakat dan kondisi terjadinya. Selain itu, video ini juga menjelaskan istilah-istilah seperti qashar, tawasuth, dan isyba dalam konteks panjang bacaan mad.

  • Mad Wajib Muttasil: Wajib dipanjangkan lebih dari dua harakat karena Hamzah datang setelah mad dalam satu kata.
  • Mad Jaiz Munfasil: Boleh dipanjangkan lebih dari dua harakat atau dua harakat saja karena mad dan Hamzah berada dalam kata yang berbeda.
  • Mad Lazim: Wajib dipanjangkan enam harakat dan sukunnya asli.

Pembukaan

Video dimulai dengan pengantar tentang pentingnya memahami hukum-hukum mad dalam membaca Al-Qur'an. Hukum mad dibagi menjadi tiga kategori utama: wajib, jaiz, dan lazim. Pembahasan akan difokuskan pada Mad Far'i, bukan Mad Asli.

Definisi Mad Wajib Muttasil

Mad Wajib Muttasil terjadi ketika Hamzah datang setelah mad dalam satu kata. Panjangnya wajib lebih dari dua harakat. Dalam pengajaran kepada anak-anak, cukup mengenalkan istilah "mad wajib" tanpa perlu menekankan "muttasil" agar tidak membingungkan.

Definisi Mad Jaiz Munfasil

Mad Jaiz Munfasil terjadi ketika mad dan Hamzah berada dalam kata yang berbeda. Panjangnya boleh lebih dari dua harakat atau dua harakat saja. Istilah "jaiz" menunjukkan kebolehan memilih panjang bacaan.

Perbedaan Wajib, Jaiz, dan Lazim

Wajib berarti harus lebih panjang dari dua harakat, Jaiz berarti boleh lebih atau tetap dua harakat, dan Lazim berarti wajib panjangnya enam harakat. Panjang pada wajib tergantung qiroat, pada jaiz ada perbedaan pendapat, sedangkan lazim disepakati enam harakat.

Istilah Panjang Mad: Qashar, Tawasuth, Isyba

Dijelaskan istilah-istilah yang berkaitan dengan panjang bacaan mad:

  • Qashar: Satu alif (dua harakat).
  • Fawqol Qashar: Satu setengah alif (tiga harakat).
  • Tawasuth: Dua alif (empat harakat).
  • Fawqot Tawasuth: Dua setengah alif (lima harakat).
  • Isyba/Thul: Tiga alif (enam harakat).

Penerapan Mad Wajib dan Jaiz dalam Qiroat Hafs

Dalam riwayat Hafs dari Ashim, Mad Wajib Muttasil dibaca 4 atau 5 harakat. Mad Jaiz Munfasil bisa dibaca lebih dari dua harakat atau dua harakat saja. Istilah "mad" di sini berarti lebih dari dua harakat, berbeda dengan "qashar" yang berarti dua harakat.

Jenis-Jenis Mad Jaiz

Mad Jaiz ada tiga jenis: Mad Jaiz Munfasil, Mad Jaiz Arid Lissukun (karena waqaf), dan Mad Badal (Hamzah sebelum mad). Mad Silah Kubro termasuk dalam kategori Mad Jaiz Munfasil.

Mad Badal

Mad Badal terjadi ketika Hamzah datang sebelum mad. Contohnya adalah "amanu" dan "imanan". Mad Badal juga termasuk Mad Jaiz karena bisa dibaca lebih dari dua harakat pada qiroat lain.

Mad Lazim

Mad Lazim terjadi ketika sukunnya asli (bukan karena waqaf) dan datang setelah mad. Panjangnya wajib enam harakat. Kondisi washal atau waqaf tidak mempengaruhi hukum mad lazim.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ